. Mutiara hikmah | Hanya ingin berbagi

Pages

Subscribe:
Tampilkan postingan dengan label Mutiara hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mutiara hikmah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Januari 2012

Mutiara 3 Kata

o Rasulullah SAW bersabda :

Jika di pagi buta seseorang telah mengadu pada manusia akan nasib hidup yang menimpa, sungguh ia telah kufur atas rezeki Tuhannya.
Jika ia mengeluh penuh duka tentang berbagai masalah harta, sungguh ia telah murka terhadap Tuhannya.
Jika seseorang menghormati orang kaya karena limpahan hartanya, sungguh telah binasa dua pertiga agamanya.

o Umar ra berkata :

Saling mencinta sesama manusia adalah wujud akal mulia.
Bertanya dengan benar pada ulama adalah perwujudan ilmu utama.
Berpikir masa depan dengan terencana adalah wujud sebagian kerja nyata.

o Utsman ra berkata :

Orang yang tak suka bergelimang harta, ia dicinta oleh Tuhannya.
Orang yang menjauhi dosa-dosa, ia dicinta malaikat semesta.
Orang yang menjaga diri dari meminta-minta, ia dicinta oleh manusia.

o Ali kw berkata :

Cukup bagimu satu kenikmatan, kenikmatan Islam di dunia.
Cukup bagimu satu kesibukan, kesibukan taat beragama.
Cukup bagimu satu peringatan, peringatan ajal yang kan tiba.

o Abdullah bin Mas’ud ra berkata :

Banyak sudah kerugian akibat nikmat dan foya-foya.
Banyak sudah penyesalan akibat terlalu dipuja-puja.
Banyak sudah ketentraman akibat aib yang terjaga.

o Abu Hurairah ra berkata :

Rasulullah SAW pernah bersabda :

Ada tiga penyelamat, tiga pembawa sesat, tiga derajat di akhirat dan tiga macam kafarat.

Tiga penyelamat adalah :
Takut kepada Allah dimana pun ia berada.
Hidup sederhana, siap miskin dan siap kaya.
Bersikap adil, disaat cinta atau pun murka.

Tiga pembawa sesat yaitu :
Bakhil yang terlalu.
Menuruti hawa nafsu.
Mengagumi diri tanpa jemu.

Tiga derajat di akhirat adalah :
Ucapkan salam saat bertemu.
Memberi makan yatim piatu.
Shalat malam dengan penuh syahdu.

Sedang tiga kafarat yaitu :
Menyempurnakan wudhu di musim hujan.
Menuju jama`ah dengan berjalan.
Menunggu waktu datangnya shalat.

o Hasan al-Bashri berkata :

Belum dikatakan berilmu, orang yang buruk perilaku.
Belum dikatakan beragama, orang yang belum bisa lapang dada.
Belum disebut dekat Ilahi, orang yang tak pernah berhati-hati.

o Abu Sulaiman ad-Darani berkata dalam munajatnya kepada Allah SWT :

Jika Engkau cari dosa-dosaku, niscaya kuharapkan maaf-Mu.
Jika Engkau teliti kebakhilanku, niscaya kudambakan kemurahan-Mu.
Jika Engkau lemparkan diriku dalam siksa api neraka-Mu, akan kukabarkan pada seluruh penghuninya bahwa aku mencintai-Mu.

o Ibrahim an-Nakha’i berkata :

Kebinasaan umat dahulu, diakibatkan tiga perilaku :

Banyak bicaranya.
Banyak makannya.
Banyak tidurnya.

o Yahya bin Mu’adz berkata :

Betapa bahagia orang yang telah meninggal dunia sebelum dunia meninggalkannya.
Alangkah bersyukur orang yang siap menuju alam kubur sedang jasadnya belum dikubur.
Betapa beruntung orang yang rela kepada Yang Maha Agung sebelum ia bertemu langsung.

o Seorang filosuf berkata :

Ada tiga penawar duka.

Berdzikir kepada Yang Kuasa.
Berkumpul dengan para ulama.
Bergaul dengan orang bijaksana.

o Wasiat umat terdahulu berbunyi :

Orang yang berbuat demi akhiratnya, Allah akan menanggung semua hajatnya.
Orang yang memperbaiki jiwanya, Allah akan membaguskan raganya.
Orang yang membina hubungan baik dengan-Nya, Allah akan menjaga baik hubungannya dengan sesamanya.

Sumber : Majalah Sufi
Read More..

Senin, 16 Januari 2012

Mutiara 2 Kata

o Rasulullah SAW bersabda :

Tak ada istilah dosa kecil bila dikekali.
Tak ada istilah dosa besar bila disesali.

o Rasulullah SAW bersabda : 

Awal mula segala dosa, adalah terlampau cinta harta.
Awal mula segala sesat, adalah enggan tunaikan zakat.

o Rasulullah SAW bersabda :

Ada dua perilaku yang paling mulia :
Iman kepada Allah.
Berbuat baik kepada manusia.

Ada dua perilaku yang paling hina :
Menyekutukan Allah.
Mencipta petaka bagi manusia
.
o Abu Bakar ra berkata : 

Daratan adalah lisan yang jika telah binasa, maka manusia akan terluka.
Lautan adalah hati yang jika tak lagi suci, maka malaikat pun menangis berduka hati.

o Utsman ra mengatakan :

Obsesi duniawi padamkan hati.
Obsesi ukhrawi sinari hati.

o Ali kw berkata :

Hakikat orang mencari ilmu, menelusuri jalan ke surga.
Hakikat orang durhaka, menggali lorong menuju neraka.

o Yahya bin Mu’adz berkata :

Tiada mungkin orang mulia, melakukan dosa dan durhaka.
Tiada mungkin orang bijaksana, mengedepankan urusan dunia.

o Al-A’masy berkata :

Orang yang bermodalkan takwa, lidahnya akan kelu untuk membilang laba agamanya.
Orang yang bermodalkan harta, lidahnya akan kaku untuk menghitung rugi agamanya.

o Seorang zuhud mengatakan :

Orang yang berdosa sembari tertawa, Allah akan melemparkannya ke dalam neraka, sementara ia menangis penuh duka.
Sedang orang yang taat sambil menghiba, Allah akan menempatkannya di surga, sementara ia tertawa bahagia.

o Seorang filosuf berkata :

Orang yang menyangka punya penguasa lebih mulia dari Allah, betapa sempit pengetahuannya tentang keagungan Yang Maha Kuasa.
Orang yang mengira punya seteru lebih perkasa dari dirinya, sungguh sedikit yang ia tahu tentang ihwal pribadinya.

o Dalam beberapa Maqolah Ulama mengatakan :

Sifat serakah telah memperbudak para raja.
Sikap tabah telah merajakan para hamba sahaya.

Betapa beruntung orang yang akalnya membimbing, sedang nafsunya terbimbing.
Betapa celaka orang yang nafsunya membina, sedang akalnya terbina.

Orang yang meninggalkan dosa-dosa, niscaya merdeka hatinya.
Orang yang ditinggalkan harta haram, tentu beninglah pikirnya.

Tak ada kata terlantar bagi orang pintar.
Tak ada sejengkal tanah bagi orang bodoh.

Tak mau syukuri nikmat Ilahi, ialah pertanda berjiwa keji.
Sedang tahu perbuatan keji dan tetap menjalani, adalah mencelakakan diri sendiri.
Read More..